Ini
adalah doa fajar yang biasa di baca oleh Rasululloh – semoga Allah
senantiasa melimpahkan sholawat dan salam atas beliau dan keluarga
beliau – setelah sholat sunnah qobliyyah subuh:
اَللَّهُمَ
إِنِّيْ أَسْأَلُكَ رَحْمَةً مِنْ عِنْدِكَ تَهْدِيْ بِهَا قَلْبِيْ
وَتَجْمَعُ بِهَا شَمْلِيْ وَتَلُمُّ بِهَا شَعْثِيْ وَتَرُدُّ بِهَا
أُلْفَتِيْ تُصْلِحُ بِهَا دِيْنِيْ وَتَحْفَظُ بِهَا غَائِبِيْ وَتَرْفَعُ
بِهَا شَاهِدِيْ وَتُزَكِّيْ بِهَا عَمَلِيْ وتُبَيِّضْ بِهَا وَجْهِيْ
وَتُلْهِمُنِيْ بِهَا رُشْدِيْ وَتَعْصِمُنِيْ بِهَا مِنْ كُلِّ سُوْءٍ.
Ya
Allah sesungguhnya aku memohon kepadamu rahmat dari sisimu yang
dengannya Engkau menunjuki hatiku, mengumpulkan yang terserak dariku,
memperbaiki apa yang kusut padaku, mengembalikan padaku kesenanganku,
memperbaiki agamaku, menjaga batinku (dari sifat-sifat buruk dan
menghiasinya dengan sifat-sifat baik), mengangkat lahiriahku (dengan
amal yang baik), mensucikan amalku (dari hala-hal yang dapat
merusaknya), memutihkan wajahku, mengilhamkan kepadaku petunjukku, dan
menjagaku dari segala kejelekan.
اَللَّهُمَّ
إِنِّيْ أَسْأَلُكَ إِيْمَانًا دَائِمًا يُبَاشِرُ قَلْبِيْ، وَيَقِيْنًا
صَدِيْقًا حَتَّى أَعْلَمَ أَنَّهُ لَنْ يُصِيْبَنِيْ إِلاَّ مَا
كَتَبْتَهُ عَلَيَّ وَأَرْضِنِيْ بِمَا قَسَمْتَهُ لِيْ، اَللَّهُمَّ
إِنَّيْ أَسْأَلُكَ إِيْمَانًا صَادِقًا وَيَقِيْنًا لَيْسَ بَعْدَهُ
كُفْرٌ وَرَحْمَةً أَنَالُ بِهَا شَرَفَ كَرَمَاتِكَ فِي الدَُّنْيَا
وَالآخِرَةِ.
Ya
Allah, aku memohon kepada-Mu iman yang langgeng yang meliputi hatiku,
dan aku memohon kepada-Mu keyakinan yang jujur sehingga aku mengetahui
bahwasanya tidak ada yang menimpaku kecuali yang telah Engkau tetapkan
atasku, dan buatlah aku ridho (rela) dengan segala yang Kau bagikan
untukku. Ya Allah berikanlah kepadaku iman yang jujur / sungguh-sungguh
dan keyakinan yang tidak diikuti oleh kekafiran dan rahmat yang
dengannya aku memperoleh kemuliaan-Mu di dunia dan di akhirat.
اَللَّهُمَّ
إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الصَّبْرَ عِنْدَ الْقَضَاءِ وَالْفَوْزَ عِنْدَ
اللِّقَاءِ وَمَنَازِلَ الشُّهَدَاءِ وَ عَيْشَ السُّعَدَاءِ وَالنَّصْرَ
عَلَى اْلأَعْدَاءِ وَمُرَافَقَةَ اْلأَنِبِيَاءِ.
Ya
Allah aku memohon kepada-Mu kesabaran ketika menerima keputusan
(dari-Mu), keberuntungan ketika perjumpaan (dengan-Mu), derajat para
syuhada, kehidupan orang-orang yang bahagia, pertolongan atas musuh, dan
berdampingan dengan para Nabi (di surga).
اَللَّهُمَّ
إِنِّيْ أُنْزِلُ بِكَ حَاجَتِيْ وَإِنْ ضَعُفَ رَأْيِيْ وَقَصُرَ
عَمَلِيْ وَافْتَقَرْتُ إِلَى رَحْمَتِكَ فَأَسْأَلُكَ يَا قَاضِيَ
اْلأُمُوْرِ وَيَا شَافِيَ الصُّدُوْرِ كَمَا تُجِيْرُ بَيْنَ الْبُحُوْرِ
أَنْ تُجِيْرَنِيْ مِنْ عَذَابِ السَّعِيْرِ ومِنَ دَعْوَةِ الثُّبُوْرِ
وَفِتْنَةِ الْقُبُوْرِ.
Ya
Allah, sesungguhnya aku menyerahkan hajatku kepada-Mu, meskipun lemah
pendapatku, pendek angan-anganku, dan perlunya aku akan rahmati, maka
aku mohon wahai Sang Pemutus segala perkara, penyembuh segala dada
(yakni: hati), sebagaimana Engkau menjauhkan antar laut, agar Engkau
juga menjauhkanku dari azab neraka Sa’iir, juga dari seruan kecelakaan,
dan fitnah kubur.
اَللَّهُمَّ
وَمَا ضَعُفَ عَنْهُ رَأْيِيْ وَقَصُرَ عَنْهُ عَمَلِيْ وَلَمْ تَبْلُغْهُ
نِيَّتِيْ وَأُمْنِيَّتِيْ مِنْ خَيْرٍ وَعَدْتَهُ أَحَدًا مِنْ عِبَادِكَ
أَوْ خَيْرٍ أَنْتَ مُعْطِيْهِ أَحَدًا مِنْ خَلْقِكَ فَإِنِّيْ رَاغِبٌ
إِلَيْكَ فِيْهِ وَأَسْأَلُكَهُ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ.
Ya
Allah, apapun yang pikiranku lemah darinya, dan angan-anganku pendek
darinya, serta niat dan cita-citaku tak sampai padanya daripada segala
kebaikan yang yang telah Engkau janjikan kepada salah seorang dari
hamba-hamba-Mu, atau kebaikan yang Engkau berikan kepada salahs eorang
dari makhluk-Mu, maka sesungguhnya aku sangat mendambakannya juga
kepada-Mu, dan memohon kepada-Mu kebaikan tersebut, wahai Tuhan Penguasa
seluruh alam semesta.
اَللَّهُمَّ
اجْعَلْنَا هَادِيْنَ مُهْتَدِيْنَ غَيْرَ ضَالِّيْنَ وَلاَمُضِلِّيْنَ
حَرْبًا ِلأَعْدَائِكَ وَسِلْمًا ِلأَوْلِيَائِكَ نُحِبُّ بِحُبِّكَ
النَّاسَ وَنُعَادِيْ بِعَدَاوَتِكَ مَنْ خَالَفَكَ مِنْ خَلْقِكَ.
Ya
Allah jadikanlah kami orang-orang yang membawa petunjuk dan selalu
ditunjuk, bukan orang yang sesat dan bukan pula menyesatkan, kami
memerangi musuh-Mu, dan kami berdamai dengan para kekasih-Mu, kami
mencintai manusia karena kecintaan pada-Mu, dan kami memusuhi karena
permusuhan-Mu kepada siapa saja yang menyalahi (perintah)-Mu dari
makhluk-Mu.
اَللَّهُمَّ
هذَا الدُّعَاءُ وَمِنْكَ اْلإِجَابَةُ، وهذَا الْجُهْدُ وَعَلَيْكَ
التُّكْلاَنُ، وإِنَّا ِللهِ وَإِنًّا إِلَيْهِ رَاجِعُوْنَ، وَلاَ حَوْلَ
وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ. ذِي الْحَبْلِ
السَّدِيْدِ وَاْلأَمْرِ الرَّشِيْدِ، أَسْأَلُكَ اْلأَمْنَ يَوْمَ
الْوَعِيْدِ، وَالْجَنَّةَ يَوْمَ الْخُلُوْدِ، مَعَ الْمُقَرَّبِيْنَ
الشُّهُوْدِ، اَلرُّكَّعِ السُّجُوْدِ، وَالْمُوْفِيْنَ لَكَ
بِالْعُهُوْدِ، إِنَّكَ رَحِيْمٌ وَدُوْدٌ، وَأَنْتَ تَفْعَلُ مَا
تُرِيْدُ.
Ya
Allah ini adalah doa dan dari-Mu lah penerimaan, dan ini adalah kadar
usaha kami dan kepada-Mu lah berserah diri, dan sesungguhnya kami adalah
milik Allah dan sesungguhnya kami hanya akan kembali kepada-Nya, dan
tiada daya (untuk menghindar dari kemaksiatan) dan tiada upaya (untuk
melakukan ketaatan) kecuali dengan (pertolongan) Allah Yang Maha Luhur
lagi Maha Agung. Dia Yang Memiliki tali (agama) yang kuat, dan perkara
yang penuh petunjuk, aku memohon kepada-Mu keamanan pada hari datangnya
ancaman (hari kiamat), dan surga pada hari kekekalan, bersama dengan
orang-orang yang didekatkan lagi menyaksikan (Allah), yang ahli ruku’
dan ahli sujud, dan menepati janji, sesungguhnya Engkau Maha Penyayang
Lagi Mencintai, dan Engkau Maha Memperbuat apa yang Engkau kehendaki.
سُبْحَانَ
مَنْ تَعَطَّفَ بِالْعِزِّ وَقَالِ بِهِ، سُبْحَانَ مَنْ لَبِسَ الْمَجْدَ
وَتَكَرَّمَ بِهِ، سُبْحَانَ مَنْ لاَ يَنْبَغِي التَّسْبِيْحُ إِلاَّ
لَهُ، سُبْحَانَ ذِي الْفَضْلِ وَالنِّعَمِ سُبْحَانَ ذِي الْقُدْرَةِ
وَالْكَرَمِ سُبْحَانَ ذِي الأْجَلاَلِ وَالإِكْرَامِ، سُبْحَانَ الَّذِيْ
أَحْصَى كَلَّ شَيْءٍ بِعِلْمِهِ.
Maha
Suci Allah Yang Berlembut dengan keperkasaan-Nya dan Berfirman dengan
keperkasaan itu, Maha Suci Allah Yang Mengenakan Kemuliaan dan berbuat
dermawan dengannya, Maha Suci Allah Yang mana tidak layak pensucian
kecuali untuk-Nya, Maha Suci Allah Sang Pemilik karunia dan
nikmat-nikmat, Maha Suci Allah Yang Memiliki kekuasaan dan kedermawanan,
Maha Suci Allah Yang Memiliki keagungan dan kemuliaan, Maha Suci Allah
Yang Menghitung segala sesuatu dengan ilmu-Nya.
اَللَّهُمَّ
اجْعَلْ لِيْ نُوْرًا فِيْ قَلْبِيْ، وَنُوْرًا فِيْ قَبْرِيْ، وَنُوْرًا
فِيْ فِيْ سَمْعِيْ وَنُوْرًا فِيْ بَصَرِيْ، وَنُوْرًا فِيْ شَعَرِيْ
وَنُوْرًا فِيْ بَشَرِيْ وَنُوْرًا فِيْ لَحْمِيْ وَنُوْرًا فِيْ دَمِيْ
وَنُوْرًا فِيْ عِظَامِيْ وَنُوْرًا فِيْ عَصَبِيْ وَنْوْرًا مِنْ بَيْنِ
يَدَيَّ وَنُوْرًا مِنْ خَلْفِيْ وَنُوْرًا عَنْ يَمِيْنِيْ وَنُوْرًا عَنْ
شِمَالِيْ وَنُوْرًا مِنْ فَوْقِيْ وَنُوْرًا مِنْ تَحْتِيْ. اَللَّهُمَّ
زِدْنِيْ نُوْرًا وَأَعْطِنِيْ نُوْرًا وَاجْعَلْ لِيْ نُوْرًا. وَصَلَّى
اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.
Ya
Allah jadikanlah bagiku cahaya dihatiku dan cahaya dikuburku, cahaya di
pendengaranku dan cahaya di penglihatanku, cahaya di rambutku dan
cahaya di kulitku, cahaya di dagingku, cahaya di darahku, cahaya di
tulang-belulangku, dan cahaya di urat-uratku, cahaya di hadapanku,
cahaya di belakangku, cahaya di kananku, cahaya di kiriku, cahaya di
atasku, dan cahaya di bawahku. Ya Allah tambahkanlah untukku cahaya,
berikanlah aku cahaya, dan jadikanlah bagiku cahaya. Dan sholawat serta
salam semoga tetap telimpah atas junjungan kita Nabi Muhammad dan kepada
keluarga serta para sahabat beliau.





0 komentar:
Posting Komentar