This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 09 Desember 2014

Surat Cinta Tentang Sholat"

( Refleksi Makna Sholat kita )
Sahabat:
Bila engkau anggap sholat itu hanya penggugur kewajiban, maka kau akan terburu-buru mengerjakannya.
✏Bila kau anggap sholat hanya sebuah kewajiban, maka kau tak akan menikmati hadirnya Allah saat kau mengerjakannya
Anggaplah sholat itu pertemuan yang kau nanti dengan Tuhanmu.
Anggaplah sholat itu sebagai cara terbaik kau bercerita dengan Allah.
Anggaplah sholat itu sebagai kondisi terbaik untuk kau berkeluh kesah dengan Allah.
Anggaplah sholat itu sebagai seriusnya kamu dalam bermimpi.
Bayangkan ketika "adzan berkumandang", tangan Allah melambai ke hadapan mu untuk mengajak kau lebih dekat denganNYA.
Bayangkan ketika kau "takbir", Allah melihatmu, Allah senyum untukmu dan Allah bangga terhadapmu.
Bayangkanlah ketika "rukuk", Allah menopang badanmu hingga kau tak terjatuh, hingga kau rasakan damai dalam sentuhanNYA.
Bayangkan ketika "sujud", Allah mengelus kepalamu. Lalu Dia berbisik lembut di kedua telingamu: "AKU Mencintaimu hambaKU".
Bayangkan ketika kau "duduk diantara dua sujud", Allah berdiri gagah didepanmu, lalu mengatakan : "AKU tak akan diam bila ada yang mengusikmu".
Bayangkan ketika kau "salam", Allah menjawabnya, lalu kau seperti manusia berhati bersih setelah itu...
سُبْحَانَ اللّه وَالْحَمْدُلِلّه وَلاَ اِلَهَ اِلاَّ الله وَ اللّهُ اَكْبَر
Sungguh nikmat shalat yg kita lakukan
Sungguh sholat itu kebutuhan utama dan mutlak kita kepada ALLAH :")

Keep syar'i n inspiring
@Muslimah_talk ^^

Kita :)



Saudaraku ,,
apa kau tahu bahwa ukhuwah ini sangatlah indah.
ukhuwah yang terjalin ibarat Tubuh manusia
saat satu bagian yang sakit, maka bagian tubuh yang lain juga merasakan sakit.
Aku bahagia, saat engkau mulai menasehatiku ketika salah.
aku bahagia, saat engkau marah saat aku melalaikan kewajiban ke pada Sang Rabbi.
Aku bahagia, di mana kita bersama saling menguatkan

semoga , suatu saat nanti jika kita tak lagi bersama 
engkau masih mengingatku, tahu namaku

Untuk Abang, Kakak, Adik dan teman seperjuangan..
di sini kita di pertemukan.. 

Patria Education

Wahai Ikhwah..!!

WARNING..!!!
Kaum Syi'ah Bergerak, Kaum Muslimin Terlelap..?
Kaum Syi'ah sudah Bergerak dan Bersiap menjadikan Indonesia sasaran Revolusi Syi'ah dimasa mendatang.
Gelombang Pasukan Terlatih Syiah Sudah Berdatangan Ke Bumi Indonesia terutama diindonesia bagian timur dan tengah mereka sudah mulai berdatangan.
Mari Kita simak nasehat Syaikh Dr. Muhammad Al-Arifi dalam Khutbahnya, beliau berpesan mengingatkan Muslimin khususnya untuk dinegeri Indonesia:
إن السكاكين التي تذيح أطفال سوريا فإنها في طريق إلى رقاب أطفالنا و أطفالكم. إن لم ننصرهم, فإن الصفويين يرون ذبحنا و ذبح أطفالنا و تقطيعات أجسادنا يرون قربة في دينهم
يكسبون بها ثوابا
"Sesungguhnya pisau-pisau yang menyembelih anak-anak suriah sekarang sedang dalam perjalan menuju leher anak-anak kita dan anak-anak kalian (diindonesia).
Jika kita tidak menolong mereka, sesungguhnya orang-orang Shofawiyyah (sebuah daulah Syiah di Iran) akan memilih untuk menyembelih kita dan anak-anak kita dan akan memutilasi tubuh-tubuh kita.
Mereka berpendapat itulah jalan untuk mendekatkan diri kepada Alloh dalam ajaran agama mereka. Mereka mengharapkan pahala dengan semua itu”

Ketahuilah, Indonesia adalah negara berpenduduk mayoritas beragama Islam, maka bebaskanlah Indonesia dari agama syiah karena dia adalah agama KUFUR dan jauh LEBIH BURUK dari agama yahudi
Jangan sekali-kali Anda menunda untuk menyebarkan kesesatan dan kekufuran syiah, sebelum datangnya penyesalan jika Indonesia akan mengalami sebuah kejadian sebagaimana yang dialami oleh negeri Suriah.
Ajarkan beri tahu keluarga anda akan kesesatan syiah, jika anda tidak ingin keluarga Anda akan mengalami musibah sebagaimana musibah di Suriah.
Mereka para Imigran Syiah yang masuk ke Indonesia berbadan tegap dan gagah berlatih kungfu, muangtay, taiboxsing dan karate setiap hari.
Sedangkan Kita sebagai Muslimin Ahlussunnah, apa persiapan Kita..??
Apakah masih belum Sadar bahwa Syiah sudah siap menyerang Aqidah dan fisik Kita..??

Minggu, 07 Desember 2014

Menjadi Berbeda

Ya Allah, mungkin saya tidak tahu, apa ini benar adanya. ketika saya mulai memberi pemahaman tetang makna dari ayat-ayat Mu di dalam Al Qur'an kepada mereka yang menyimpang dan mempunyai pemahaman yang sedikit mulai luntur akan hal itu, mereka dengan gampang mengatakan bahwa, ketika Mereka sudah melakukan hal yang baik, mereka tidak bisa di salahkan.

saya bilang pada mereka, Baik belum tentu benar.
iyaa baik hanya sebuah pandangan manusia, baik itu relatif, karena baik menurut kita belum tentu baik menurut Allah.

saya bilang bahwa Kebenaran itu milik Allah.

lalu mereka membalas bahwa kita di dunia ini tidak hanya memikirkan Agama.

Yaa,saya rasa Agama itu di atas urusan dunia, bukannya begitu ?
seolah-olah mereka memandang urusan agama itu sama saja dengan urusan dunia.
Agama Allah, Allah yang utama.

mereka seolah-olah mempeketawakan saya, mereka bilang  " Saya Berbeda, aneh dll "

sedikit geram juga, tapi Ya Sudah, saya rasa perdebatan itu bukanlah jalan terbaik. dan Allah benci perdebatan. karena hasilnya tidak baik.

hmm, Saya sadar ilmu saya masih cetek, tapi jikalau hal yang bisa saya berikan, dan itu dasarnya ada, ya kenapa tidak.

Ya Allah, Mohon Ampun, Naudzubillah untuk hari ini.
saya khilaf, :'(
tidak ada maksud untuk menggurui.

Selasa, 02 Desember 2014

KEUTAMAAN MENGHAFAL AL-QURAN



Apakah anda sudah menghafal alquran ? Sudah hafal dengan sendirinya Yaitu surah Al-fatihah, An-nas, Al-Falalq dan Al-ikhlas lumayan anak kecil juga bisa, mudah bukan? ya sebenarnya memang sangatlah mudah, buktinya anak kecil saja bisa hafal surat Al-fatihah tanpa menghafal, Hal ini karena dia sering mendengar beruang-ulang surat tersebut, sama halnya dengan sebuah syair lagu jika kita mendengar berulang-ulang maka akan hafal dengan sendirinya, jadi marilah kita mulai dari sekarang untuk sering mendengar bunyi lantunan alquran supaya dengan sendirinya kita hafal yang penting adalah niat kita, Menghafal Alquran memiliki beberapa keutamaan, berikut dibawah ini adalah Dalil Keutamaan-keutamaan menghafal alqur-an :

PENGHAFAL AL QURAN BERSAMA PARA MALAIKAT YANG MULIA DAN TAAT.

“Dan perumpamaan orang yang membaca Al Quran sedangkan ia hafal ayat-ayatnya bersama para malaikat yang mulia dan taat.” (Muttafaqun ‘alaih)

HATI TIDAK KOSONG DARI SESUATU BAGIAN DARI KITAB ALLAH ‘AZZA WA JALLA.

Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas secara marfu:

“Orang yang tidak mempunyai hafalan Al Quran sedikitpun adalah seperti rumah kumuh yang mau runtuh”. (Hadits diriwayatkan oleh Tirmizi dari Ibnu Abbas (2914), ia berkata hadits ini hasan sahih).

MEMPEROLEH PENGHORMATAN DARI RASULULLAH saw.

Dari Abi Hurairah Radiyallahu ‘anhu. ia berkata: Rasulullah saw mengutus satu utusan yang terdiri dari beberapa orang. Kemudian Rasulullah saw mengecek kemampuan membaca dan hafalan Al Qur’an mereka: setiap laki-laki dari mereka ditanyakan sejauh mana hafalan Al-Qur’an-nya. Kemudian seseorang yang paling muda ditanya oleh Rasulullah saw :”Berapa banyak Al Quran yang telah engkau hafal, hai Fulan?” ia menjawab: aku telah menghafal surah ini dan surah ini, serta surah Al-Baqarah. Rasulullah saw kembali bertanya: “Apakah engkau hafal surah Al-Baqarah?” Ia menjawab: Betul. Rasulullah saw bersabda:”Pergilah, dan engkau menjadi ketua rombongan itu!”. Salah seorang dari kalangan mereka yang terhormat berkata: Demi Allah, aku tidak mempelajari dan menghafal surah Al-Baqarah semata karena takut aku tidak dapat menjalankan isinya. Mendengar komentar itu, Rasulullah saw bersabda: “Pelajarilah Al Qur’an dan bacalah, karena perumpamaan orang mempelajari Al Quran dan membacanya, adalah seperti tempat bekal perjalanan yang diisi dengan minyak misik, wanginya menyebar ke mana-mana. Sementara orang yang mempelajarinya kemudian dia tidur -dan dalam dirinya terdapat hafalan Al Qur’an- adalah seperti tempat bekal perjalanan yang disambungkan dengan minyak misik” (Hadits diriwayatkan oleh Tirmizi dan ia menilainya hadits hasan (2879), dan lafazh itu darinya. Serta oleh Ibnu Majah secara ringkas (217), Ibnu Khuzaimah (1509), Ibnu Hibban dalam sahihnya (Al Ihsaam 2126), dan dalam sanadnya ada ‘Atha, Maula, Abi Ahmad, yang tidak dinilai terpecaya kecuali Ibnu Hibban).

PENGHAFAL AL QUR’AN AKAN MEMAKAI MAHKOTA KEHORMATAN.

Dari Abi Hurairah Radiyallahu ‘anhu. bahwa Rasulullah saw bersabda: :”Penghafal Al Qur’an akan datang pada hari kiamat, kemudian Al Qur’an akan berkata: Wahai Tuhanku, bebaskanlah dia, kemudian orang itu dipakaikan mahkota karamah (kehormatan), Al Qur’an kembali meminta: Wahai Tuhanku tambahkanlah, maka orang itu diapakaikan jubah karamah. Kemudian Al Qur’an memohon lagi: Wahai Tuhanku ridhailah dia, maka Allah meridhainya. Dan diperintahkan kepada orang itu: bacalah dan teruslah naiki (derajat-derajat surga), dan Allah menambahkan dari setiap ayat yang dibacanya tambahan nikmat dan kebaikan” (Hadits diriwayatkan oleh Tirmizi dan ia menilainya hadits hasan (2916), Ibnu Khuzaimah, al hakim, ia meninalinya hadits sahih, serta disetujui oleh Adz Dzahabi(1/533).)

MEMBAHAGIAKAN KEDUA ORANG TUA, SEBAB ORANG TUA YANG MEMILIKI ANAK PENGHAPAL AL QUR’AN MEMPEROLEH PAHALA KHUSUS.

Sabda Rasulullah saw : “Dari Buraidah Al Aslami Radiyallahu ‘anhu, ia berkata bahawasanya ia mendengar Rasulullah saw bersabda: “Pada hari kiamat nanti, Al Qur’an akan menemui penghafalnya ketika penghafal itu keluar dari kuburnya. Al Qur’an akan berwujud seseorang dan ia bertanya kepada penghafalnya: “Apakah anda mengenalku?”. Penghafal tadi menjawab; “saya tidak mengenal kamu.” Al Qur’an berkata; “saya adalah kawanmu, Al Qur’an yang membuatmu kehausan di tengah hari yang panas dan membuatmu tidak tidur pada malam hari. Sesungguhnya setiap pedagang akan mendapat keuntungan di belakang dagangannya dan kamu pada hari ini di belakang semua dagangan. Maka penghafal Al Qur’an tadi diberi kekuasaan di tangan kanannya dan diberi kekekalan ditangan kirinya, serta di atas kepalanya dipasang mahkota perkasa. Sedang kedua orang tuanya diberi dua pakaian baru lagi bagus yang harganya tidak dapat di bayar oleh penghuni dunia keseluruhannya. Kedua orang tua itu lalu bertanya: “kenapa kami di beri dengan pakaian begini?”. Kemudian di jawab, “kerana anakmu hafal Al Qur’an. “Kemudian kepada penghafal Al Quran tadi di perintahkan, “bacalah dan naiklah ketingkat-tingkat syurga dan kamar-kamarnya.” Maka ia pun terus naik selagi ia tetap membaca, baik bacaan itu cepat atau perlahan (tartil). (diriwayatkan oleh Ahmd dalam Musnadnya (21872) dan Ad Darimi dalam Sunannya (3257).)Rasulullah saw bersabda: “Siapa yang membaca Al Qur’an, mempelajarinya, dan mengamalkannya, maka dipakaikanlah mahkota dari cahaya pada hari kiamat, cahayanya seperti cahaya matahari, kedua orang tuanya dipakaikan dua jubah (kemuliaan), yang tidak pernah didapatkan di dunia, keduanya bertanya: mengapa kami dipakaikan jubah ini: dijawab: “Karena kalian berdua memerintahkan anak kalian untuk mempelajari Al Qur’an” (Hadits diriwayatkan oleh Al Hakim dan ia menilainya sahih berdasarkan syarat Muslim (1/568), dan disetujui oleh Adz Dzahabi)“Siapa yang membaca Al Quran, mempelajarinya, dan mengamalkannya, maka dipakaikan mahkota dari cahaya pada hari kiamat. Cahayanya seperti cahaya matahari dan kedua orang tuanya dipakaikan dua jubah (kemuliaan) yang tidak pernah didapatkan di dunia. Keduanya bertanya, ‘Mengapa kami dipakaikan jubah ini?’ Dijawab, ‘Karena kalian berdua memerintahkan anak kalian untuk mempelajari Al Quran.’”(Riwayat al-Hakim)

AKAN MENEMPATI TINGKATAN YANG TINGGI DI SURGA ALLAH ‘AZZA WA JALLA.

Sabda rasulullah saw : “Dari Sisyah Radhiyallahu ‘anhu ia berkata, bahawasanya Rasulullah saw bersabda; jumlah tingkatan-tingkatan surga sama dengan jumlah ayat-ayat Al Qur’an. Maka tingkatan surga yang di masuki oleh penghafal Al Qur’an adalah tingkatan yang paling atas, dimana tidak ada tingkatan lagi sesudah itu.

PENGHAFAL AL QUR’AN ADALAH KELUARGA ALLAH ‘AZZA WA JALLA.

Sabda Rasulullah saw : “Dari Anas Radhiyallahu ‘anhu Ia berkata bahawa Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya Allah itu mempunyai keluarga yang terdiri dari manusia.” Kemudian Anas berkata lagi, lalu Rasulullah saw bertanya: “Siapakah mereka itu wahai Rasulullah. Baginda menjawab: “Ia itu ahli Qur’an (orang yang membaca atau menghafal Al- Qur’an dan mengamalkan isinya).Mereka adalah keluarga Allah dan orang-orang yang istimewa bagi Allah.

MENJADI ORANG YANG ARIF DI SURGA ALLAH ‘AZZA WA JALLA.

Sabda Rasulullah saw “Dari Anas Radhiyallahu ‘anhu Bahawasanya Rasulullah saw bersabda; “Para pembaca Al Qur’an itu adalah orang-orang yang arif di antara penghuni surga,”

MEMPEROLEH PENGHORMATAN DARI MANUSIA.

Sabda Rasulullah saw “Dari Abu Musa Al Asya’ari Radhiyallahu ‘anhu Ia berkata bahawasanya Rasulullah saw bersabda: “Diantara perbuatan mengagungkan Allah adalah menghormati Orang Islam yang sudah tua, menghormati orang yang menghafal Al-Qur’an yang tidak berlebih-lebihan dalam mengamalkan isinya dan tidak membiarkan Al-Qur’an tidak di amalkan, serta menghormati kepada penguasa yang adil.”

HATINYA TERBEBAS DARI SIKSA ALLAH ‘AZZA WA JALLA.

Sabda Rasulullah saw

” Dari Abdullah Bin Mas’ud Radhiyallahu ‘anhu Dari Nabi saw Baginda bersabda: ” bacalah Al Qur’an kerana Allah tidak akan menyiksa hati orang yang hafal Al Qur’an. Sesungguhanya Al Qur’an ini adalah hidangan Allah, siapa yang memasukkunya ia akan aman. Dan barangsiapa yang mencintai Al Qur’an maka hendaklah ia bergembira.”

MEREKA (BAGI KAUM PRIA) LEBIH BERHAK MENJADI IMAM DALAM SHALAT.

Sabda Rasulullah saw : “Dari Ibnu Mas’ud Radhiyallahu ‘anhu Dari Rasulullah saw beliau bersabda; “yang menjadi imam dalam solat suatu kaum hendaknya yang paling pandai membaca (hafalan) Al Qur’an.”

DISAYANGI OLEH RASULULLAH saw.

Sabda Rasulullah saw : “Dari Jabir Bin Abdullah Radhiyallahu ‘anhu Bahawa Nabi saw menyatukan dua orang dari orang-orang yang gugur dalam perang uhud dalam satu liang lahad. Kemudian nabi saw bertanya, “dari mereka berdua siapakah paling banyak hafal Al Qur’an?” apabila ada orang yang dapat menunjukkan kepada salah satunya, maka Nabi saw memasukkan mayat itu terlebih dahulu ke liang lahad.”

DAPAT MEMBERI SYAFA’AT KEPADA KELUARGA.

Sabda Rasulullah saw : “Dari Ali Bin Abi Thalib Karramallahu Wajhahu: “Barangsiapa membaca Al Qur’an dan menghafalnya, maka Allah akan memasukkannya kedalam surga dan memberikannya hak syafaat untuk sepuluh anggota keluarganya di mana mereka semuanya telah di tetapkan untuk masuk neraka.”

MERUPAKAN BEKAL-BEKAL YANG TERBAIK.

Sabda Rasulullah saw : “Dari Jabir bin Nufair, katanya Rasulullah saw bersabda; “Sesungguhnya kamu tidak akan kembali menghadap Allah dengan membawa sesuatu yang paling baik daripada sesuatu yang berasal dari-Nya yaitu Al Qur’an.

Ikhwan dan Akhwat rahiymakumullahu jamiy’an, semoga setelah menyimak beberapa keutamaan menghafal Al Qur’an tadi antum sekalian sudah memberanikan diri untuk Bersumpah bagi diri kita masing-masing bahwa DEMI ALLAH selama kita masih diberi kesempatan dan kesehatan oleh Allah ‘Azza wa Jalla, maka selama itu pula kita akan terus berupaya untuk menghafalkan kitab termulia tersebut yakni Al Qur’an meski sedikit demi sedikit.

MENDAPATKAN TASYRIF NABAWI (PENGHARGAAN KHUSUS DARI NABI SAW)

Di antara penghargaan yang pernah diberikan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam kepada para sahabat penghafal Al Quran adalah perhatian yang khusus kepada para syuhada Uhud yang hafizh Al Quran. Rasul mendahulukan pemakamannya. “Nabi mengumpulkan di antara dua orang syuhada Uhud kemudian beliau bersabda, ‘Manakah di antara keduanya yang lebih banyak hafal Al Quran, ketika ditunjuk kepada salah satunya maka beliau mendahulukan pemakamannya di liang lahat.’” (Riwayat Bukhari)

HAFIZH QUR’AN ADALAH KELUARGA ALLAH YANG BERADA DI ATAS BUMI

“Sesungguhnya Allah mempunyai keluarga di antara manusia.” para sahabat bertanya, ‘Siapakah mereka ya Rasulullah?’ Rasul menjawab, ‘Para ahli Al Quran. Mereka lah keluarga Allah dan pilihan-pilihan-Nya.”‘ (Riwayat Ahmad)

MENGHORMATI SEORANG HAFIZH AL QURAN BERARTI MENGAGUNGKAN ALLAH

“Sesungguhnya termasuk mengagungkan Allah menghormati orang tua yang muslim, penghafal Al Quran yang tidak melampaui batas (di dalam mengamalkan dan memahaminya) dan tidak menjauhinya (enggan membaca dan mengamalkannya) dan penguasa yang adil.”(Riwayat Abu Daud)

AL QURAN AKAN MENJADI PENOLONG (SYAFA’AT) BAGI PENGHAFALNYA.

Dari Abi Umamah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, ‘Bacalah olehmu Al Quran, sesungguhnya ia akan menjadi pemberi syafa’at pada hari kiamat bagi para pembacanya (penghafalnya).” (Riwayat Muslim)

Belajar dengan mudah yuk , hafal Quran

Menghafal nama-nama surat dalam Al-Quran

Cobalah baca Cerita-cerita di bawah ini, dan perhatikan kata-kata yang berhuruf besar. Kata- kata tersebut adalah nama-nama surat dalam Al Qur’an. Hafalkan ceritanya, dan kemudian tuliskan kata-kata tersebut secara berurut.Maka akan kita dapatkan nama surat
dan nomor urutnya. Silahkan mencoba :

Cerita I ; (Surah 1 – 10)

Paman membaca AL FATIHAH sebelum memasak SAPI BETINA milik KELUARGA IMRAN yang punya anak wanita bernama AN NISA. Sebagian HIDANGAN itu diberikan untuk BINATANG TERNAK. Kemudian paman menuju TEMPAT-TEMPAT YANG TINGGI, untuk mencuri HARTA RAMPASAN PERANG. Namun akhirnya paman ber-TAUBAT seperti taubatnya Nabi YUNUS.

NO.KRONOLOGI CERITA

1.AL-FATIHAH
2.SAPI BETINA – AL-BAQOROH
3.KELUARGA IMRAN – ALI IMRON
4.AN NISA
5.HIDANGAN – AL MAIDAH
6.BINATANG TERNAK – AL AN ‘AM
7.TEMPAT-TEMPAT YANG TINGGI – AL A’ ROF
8.HARTA RAMPASAN PERANG – AL ANFAL
9.TAUBAT – AT TAUBAH
10.YUNUS

Cerita II; (Surah 11 – 20)

HUD dan YUSUF melihat PETIR.Sementara itu IBRAHIM sedang berada di PEGUNUNGAN HIJR. Ia mencari LEBAH, untuk kemudian memulai PERJALANAN MALAM menuju ke GUA untuk menemui MARYAM dan TOHA.

NO.KRONOLOGI CERITA

11.HUD
12.YUSUF
13.PETIR – AR RA’D
14.IBRAHIM
15.PEGUNUNGAN HIJR – AL HIJR
16.LEBAH – AN NAHL
17.PERJALANAN MALAM – AL ISRO
18.GUA – AL KAHFI
19.MARYAM
20.TOHA

Cerita III ; (Surah 21 – 30)

PARA NABI pergi HAJI diikuti oleh ORANG-ORANG BERIMAN. Mereka seperti CAHAYA. Inilah yang menjadi PEMBEDA ANTARA YANG BENAR DAN BATHIL. Sementara itu, PARA PENYAIR bercerita tentang SEMUT.
Cerita itu terangkum dalam buku KISAH –KISAH. Dalam buku itu juga diceritakan tentang LABA-LABA yang menyerang BANGSA ROMAWI.

NO.KRONOLOGI CERITA

21.PARA NABI – AL ANBIYA
22.HAJI – AL HAJJ
23.ORANG – ORANG BERIMAN-AL
MU’MINUN
24.CAHAYA – AN NUR
25.PEMBEDA ANTARA YANG BENAR
DAN BATHIL – AL FURQON
26.PARA PENYAIR – ASY SYU ‘ARO
27.SEMUT-AN NAML
28.KISAH2 – AL QOSHOSH
29.LABA-LABA – AL ‘ANKABUT
30.BANGSA ROMAWI – AR RUM

Cerita IV ; (Surah 31 – 40)

LUKMAN tidak berSUJUD di kaum yang terkena AHZAB dan tidak juga kepada kaum SABA’. Sementara itu FATHIR dan YASIN berdiri bersama orang YANG BERSHAF-SHAF dan membentuk huruf SHOD. Mereka teramasuk ROMBONGAN – ROMBONGAN yang memohon ampunan kepada YANG MAHA PENGAMPUN.

NO.KRONOLOGI CERITA

31.LUKMAN – LUQMAN
32.SUJUD – AS SAJDAH
33.AL AHZAB
34.SABA’
35.FATHIR
36.YASIN
37.YANG BERSHAF2– ASH
SHOOFFAT
38 SHOD
39.ROMBONGAN-ROMBONGAN – AZ
ZUMAR
40.YANG MAHA PENGAMPUN –
GHOFIR

Cerita V; (Surah 41 – 50)

YANG DIJELASKAN dalam MUSYAWARAH itu adalah tentang
PERHIASAN. Bukan tentang KABUT. Sementara itu banyak orang YANG BERLUTUT di BUKIT-BUKIT PASIR. Saat itulah MUHAMMAD mendapat KEMENANGAN. Hal ini ditandai dengan KAMAR-KAMAR bertuliskan huruf QOF.

NO.KRONOLOGI CERITA

41.YANG DIJELASKAN – FUSHSHILAT
42.MUSYAWARAH – ASY SYURA
43.PERHIASAN – AZ ZUKHRUF
44.KABUT – AD DUKHAN
45.YANG BERLUTUT – AL JATSIYAH
46.BUKIT2 PASIR – AL AHQOF
47.MUHAMMAD – MUHAMMAD
48.KEMENANGAN – AL FATH
49.KAMAR2– AL HUJURAT
50.QOF

Cerita VI ; (Surah 51 – 60)

ANGIN YANG MENERBANGKAN
membawa awan ke bukit THURSINA.Ini terjadi saat BINTANG dan BULAN bersinar. Sementara itu pak RAHMAN sedang berceramah tentang HARI KIAMAT. Dimana BESI hancur, WANITA YANG MENGAJUKAN GUGATAN mengalami PENGUSIRAN, dan banyak PEREMPUAN YANG DIUJI.

NO.KRONOLOGI CERITA

51.ANGIN YANG MENERBANGKAN –
ADZ DZARIYAT
52.THURSINA – ATH THUR
53.BINTANG – AN NAJM
54.BULAN – AL QOMAR
55.AR RAHMAN
56.HARI KIAMAT – AL WAQI ‘AH
57.BESI – AL HADID
58.WANITA YANG MENGAJUKAN
GUGATAN – AL MUJADILAH
59 PENGUSIRAN – AL HASYR
60.PEREMPUAN YANG DIUJI – AL
MUMTAHANAH

Cerita VII ; (Surah 61 – 70)

BARISAN orang beriman pada HARI JUM’AT berbeda dengan ORANG – ORANG MUNAFIK. Demikian juga pada HARI DITAMPAKAN KESALAHAN -KESALAHAN. Ketika aku di-TALAK, aku MENGHARAMKAN dia untuk masuk rumah ini. KERAJAAN yang indah, PENA yang mahal, pada HARI KIAMAT tidak lagi berharga. Disinilah
TEMPAT-TEMPAT NAIK bagi amal sholih.

NO.KRONOLOGI CERITA

61.BARISAN – ASH SHOF
62.HARI JUM’AT – AL JUMU’AH
63.ORANG-ORANG MUNAFIK – AL
MUNAFIQUN
64.HARI DITAMPAKAN KESALAHAN-
KESALAHAN – AL TAGHOBUN
65.TALAK – ATH THOLAQ
66.MENGHARAMKAN – AT TAHRIM
67.KERAJAAN – AL MULK
68.PENA – AL QOLAM
69.HARI KIAMAT – AL HAAQQAH
70.TEMPAT2 NAIK – AL MA
‘ARIJ

Cerita VIII ; (Surah 71 – 80)

NUH diganggu JIN disaat ORANG YANG BERSELIMUT dan ORANG YANG BERKEMUL tertidur pulas. Ia tidak menyadari datangnya KIAMAT. Sementara itu, ketika MANUSIA bertemu dengan MALAIKAT YANG
DIUTUS untuk menyampaikan BERITA
BESAR tentang kematian, MALAIKAT-
MALAIKAT YANG MENCABUT nyawa
sedang melihat IA BERMUKA MASAM.

NO.KRONOLOGI CERITA

71.NUH – NUH
72.JIN – AL JINN
73.ORANG YANG BERSELIMUT – AL
MUZAMMIL
74.ORANG YANG BERKEMUL – AL
MUDATSTSIR
75.KIAMAT – AL QIYAMAH
76.MANUSIA – AL INSAN
77.MALAIKAT YANG DIUTUS – AL
MURSALAT
78.BERITA BESAR – AN NABA’
79.MALAIKAT2 YANG
MENCABUT – AN NAZI ‘AT
80.IA BERMUKA MASAM – ‘ABASA

Cerita IX ; (Surah 81 – 90)

Ombak MENGGULUNG, bumi TERBELAH, ORANG-ORANG YANG
CURANG pun ikut TERBELAH. Mereka
seperti GUGUSAN BINTANG YANG DATANG DI MALAM HARI. Mereka berada di tempat YANG PALING TINGGI. Pada HARI PEMBALASAN tidak akan muncul FAJAR di NEGERI manapun.

NO.KRONOLOGI CERITA

81.MENGGULUNG – AT TAKWIR
82.TERBELAH – AL INFITHOR
83.ORANG-ORANG YANG CURANG –
AL MUTHOFFIFIN
84.TERBELAH – AL INSYIQOQ
85.GUGUSAN BINTANG – AL BURUJ
86.YANG DATANG DI MALAM HARI – ATH THORIQ
87.YANG PALING TINGGI – AL A ‘LA
88.HARI PEMBALASAN – AL GHOSYIYAH
89.FAJAR – AL FAJR
90.NEGERI – AL BALAD

Cerita X; (Surah 91 – 100)

MATAHARI tenggelam saat MALAM tiba. Dan ketika WAKTU DHUHA, Allah MELAPANGKAN rizki dan menumbuhkan BUAH TIN. Sementara itu manusia yang berasal dari SEGUMPAL DARAH tidak mempunyai KEMULIAAN sedikit pun. Ini adalah BUKTI akan terjadi KEGONCANGAN di dunia. Hingga KUDA PERANG YANG BERLARI KENCANG pun mati.

NO.KRONOLOGI CERITA

91.MATAHARI – ASY SYAMS
92.MALAM – AL LAIL
93.WAKTU DHUHA – ADH DHUHA
94.MELAPANGKAN – AL INSYIROH
95.BUAH TIN – AT TIN
96.SEGUMPAL DARAH – AL ‘ALAQ
97.KEMULIAAN – AL QODR
98.BUKTI – AL BAYYINAH
99.KEGONCANGAN – AZ ZALZALAH
100.KUDA PERANG YANG BERLARI
KENCANG – AL`ADIYAT

Cerita XI ; (Surah 101 – 110)

HARI KIAMAT, hari dimana manusia
tidak bisa lagi BERMEGAH-MEGAHAN.
Pada MASA itulah si PENGUMPAT mati diinjak-injak GAJAH. Sementara itu SUKU QURAISY bertengkar dengan
pak MA’UN di tepi telaga KAUTSAR. Saat itu ORANG-ORANG KAFIR tidak mendapatkan PERTOLONGAN.

NO.KRONOLOGI CERITA

101.HARI KIAMAT– AL QORI ‘AH
102.BERMEGAH-MEGAHAN – AT
TAKATSUR
103.MASA – AL ‘ASHR
104.PENGUMPAT – AL HUMAZAH
105.GAJAH – AL FI-L
106.SUKU QURAISY – QURAISY
107.MA’UN – AL MA ‘UN
108.KAUTSAR – AL KAUTSAR
109.ORANG-ORANG KAFIR – AL KAFIRUN
110.PERTOLONGAN – AN NASHR

Cerita XII (Surah 111-114)

Insya Allah 4 surat terakhir ini semua
dari kita sudah menghafalnya.

NO.SURAT

111.AL LAHAB
112.AL IKHLASH
113.AL FALAQ
114.AN NAAS

Aku ingin menjadi seorang istri dan ibu hafal Al Quran. Amin

Dahsyatnya peran ibu bagi para penghafal Al-Quran Cilik
seorang pengajar al-Quran di sebuah masjid mengisahkan:

seorang anak kecil mendatangiku. Dia ingin mendaftar di halaqah Alquran yang aku bina. Aku menanyainya

"apa kamu hafal beberapa ayat alquran?"

"iya"

"coba sekarang bacakan aku beberapa surat di juz amma ya."

dia pun membacanya.

"apa kamu hafal surat tabarak (almulk -ed)?"

"iya."

Aku pun kagum dgn hafalannya pada usia yang masih belia ini.

"apa kamu hafal an-nahl?"

"iya"

bertambah kekagumanku padanya. kemudian aku tanyakan tentang surat-surat panjang.

"apa kamu hafal albaqarah?"

"iya"

dia membacanya dan tak salah sedikitpun. meleleh hatiku semakin kagum.

"ananda, apa engkau hafal alquran seluruhnya?"

"iya."

subhanallah, masya Allah, . .

Aku memintanya untuk datang besok bersama ayah sbg walinya. aku berpikir bagaimana mungkin seorang ayah mampu menjadikan anaknya seperti ini?

esoknya, ia datang bersama ayahnya. Kulihat penampilan sang ayah sepertinya tidak melazimi sunnah dan bukan penghafal.

ayahnya menuturkan kepadaku:

"apakah anda kagum? Aku akan menghentikan kekagumanmu dan kuceritakan bhw dibalik layar kesuksesan anak ini ada seorang wanita dgn kekuatan seribu lelaki. Dialah ibunya.

Aku ceritakan kabar gembira bhw aku punya 3 anak dan semuanya adalah penghafal alquran. anakku yang terakhir berumur 4 thn namun udah menghafal juz amma.

dulu ibunya, ketika mendidik mereka berbicara, dia memulainya dgn mengajarkan alquran kepada mereka. mengajarkan mereka berbicara yaitu dgn alquran.

Ibunya juga menumbuhkan kompetisi sehat. siapa yang menghafal duluan, dia akan bebas memilih makan malam di malam itu. siapa yang duluan muraja'ah dialah yang akan memilih kemana kita akan rihlah saat libur mingguan. siapa yang mengkhatam duluan, dialah yang akan memilih kemana kita berpergian saat libur panjang.

inilah metode ibunya."

ternyata beginilah wanita mulia, ketika ia sholehah maka sholeh lah pula sebuah rumah tangga.

Cara Mengajarkan Anak Menghafal Al Qur'an Sejak Dini

1. Bayi (0-2 tahun)
-Bacakan Al Qur'an dari surat Al fatihah
-Tiap hari 4 kali waktu (pagi, siang, sore, malam)
-Tiap 1 waktu satu surat diulang 3x
-Setelah hari ke-5 ganti surat An Naas dengan metode yang sama
-Tiap 1 waktu surat yg lain-lain diulang 1x2

2. Diatas 2 tahun
-Metode sama denga teknik pengajaran bayi. Jika kemampuan mengucapkan kurang, maka tambah waktu menghafalnya, mis dari 5 hari menjadi 7 hari
-Sering dengarkan murattal

3. Diatas 4 tahun
-Mulai atur konsentrasi dan waktu untuk menghafal serius
-Ajari muraja'ah sendiri
-Ajari menghafal sendiri
-Selalu dimotivasi supaya semagat selalu terjaga
-Waktumenghafal 3-4x perhari

BC dari Ustdz Ahmad Al Hafidz

Allaahummaj'alna fii ahli Qur'an , Allaahumma baarik fi auladina wa dzurriiyatina bil Qur'an, Allaahummarzuqna istiqomah fi tilawatil wa hifzil Qur'an...wa adhilna fi jannati fi Qur'an...Aamiin Allaahumma Aamiin

Total Pageviews

Selasa, 09 Desember 2014

Surat Cinta Tentang Sholat"

( Refleksi Makna Sholat kita )
Sahabat:
Bila engkau anggap sholat itu hanya penggugur kewajiban, maka kau akan terburu-buru mengerjakannya.
✏Bila kau anggap sholat hanya sebuah kewajiban, maka kau tak akan menikmati hadirnya Allah saat kau mengerjakannya
Anggaplah sholat itu pertemuan yang kau nanti dengan Tuhanmu.
Anggaplah sholat itu sebagai cara terbaik kau bercerita dengan Allah.
Anggaplah sholat itu sebagai kondisi terbaik untuk kau berkeluh kesah dengan Allah.
Anggaplah sholat itu sebagai seriusnya kamu dalam bermimpi.
Bayangkan ketika "adzan berkumandang", tangan Allah melambai ke hadapan mu untuk mengajak kau lebih dekat denganNYA.
Bayangkan ketika kau "takbir", Allah melihatmu, Allah senyum untukmu dan Allah bangga terhadapmu.
Bayangkanlah ketika "rukuk", Allah menopang badanmu hingga kau tak terjatuh, hingga kau rasakan damai dalam sentuhanNYA.
Bayangkan ketika "sujud", Allah mengelus kepalamu. Lalu Dia berbisik lembut di kedua telingamu: "AKU Mencintaimu hambaKU".
Bayangkan ketika kau "duduk diantara dua sujud", Allah berdiri gagah didepanmu, lalu mengatakan : "AKU tak akan diam bila ada yang mengusikmu".
Bayangkan ketika kau "salam", Allah menjawabnya, lalu kau seperti manusia berhati bersih setelah itu...
سُبْحَانَ اللّه وَالْحَمْدُلِلّه وَلاَ اِلَهَ اِلاَّ الله وَ اللّهُ اَكْبَر
Sungguh nikmat shalat yg kita lakukan
Sungguh sholat itu kebutuhan utama dan mutlak kita kepada ALLAH :")

Keep syar'i n inspiring
@Muslimah_talk ^^

Kita :)



Saudaraku ,,
apa kau tahu bahwa ukhuwah ini sangatlah indah.
ukhuwah yang terjalin ibarat Tubuh manusia
saat satu bagian yang sakit, maka bagian tubuh yang lain juga merasakan sakit.
Aku bahagia, saat engkau mulai menasehatiku ketika salah.
aku bahagia, saat engkau marah saat aku melalaikan kewajiban ke pada Sang Rabbi.
Aku bahagia, di mana kita bersama saling menguatkan

semoga , suatu saat nanti jika kita tak lagi bersama 
engkau masih mengingatku, tahu namaku

Untuk Abang, Kakak, Adik dan teman seperjuangan..
di sini kita di pertemukan.. 

Patria Education

Wahai Ikhwah..!!

WARNING..!!!
Kaum Syi'ah Bergerak, Kaum Muslimin Terlelap..?
Kaum Syi'ah sudah Bergerak dan Bersiap menjadikan Indonesia sasaran Revolusi Syi'ah dimasa mendatang.
Gelombang Pasukan Terlatih Syiah Sudah Berdatangan Ke Bumi Indonesia terutama diindonesia bagian timur dan tengah mereka sudah mulai berdatangan.
Mari Kita simak nasehat Syaikh Dr. Muhammad Al-Arifi dalam Khutbahnya, beliau berpesan mengingatkan Muslimin khususnya untuk dinegeri Indonesia:
إن السكاكين التي تذيح أطفال سوريا فإنها في طريق إلى رقاب أطفالنا و أطفالكم. إن لم ننصرهم, فإن الصفويين يرون ذبحنا و ذبح أطفالنا و تقطيعات أجسادنا يرون قربة في دينهم
يكسبون بها ثوابا
"Sesungguhnya pisau-pisau yang menyembelih anak-anak suriah sekarang sedang dalam perjalan menuju leher anak-anak kita dan anak-anak kalian (diindonesia).
Jika kita tidak menolong mereka, sesungguhnya orang-orang Shofawiyyah (sebuah daulah Syiah di Iran) akan memilih untuk menyembelih kita dan anak-anak kita dan akan memutilasi tubuh-tubuh kita.
Mereka berpendapat itulah jalan untuk mendekatkan diri kepada Alloh dalam ajaran agama mereka. Mereka mengharapkan pahala dengan semua itu”

Ketahuilah, Indonesia adalah negara berpenduduk mayoritas beragama Islam, maka bebaskanlah Indonesia dari agama syiah karena dia adalah agama KUFUR dan jauh LEBIH BURUK dari agama yahudi
Jangan sekali-kali Anda menunda untuk menyebarkan kesesatan dan kekufuran syiah, sebelum datangnya penyesalan jika Indonesia akan mengalami sebuah kejadian sebagaimana yang dialami oleh negeri Suriah.
Ajarkan beri tahu keluarga anda akan kesesatan syiah, jika anda tidak ingin keluarga Anda akan mengalami musibah sebagaimana musibah di Suriah.
Mereka para Imigran Syiah yang masuk ke Indonesia berbadan tegap dan gagah berlatih kungfu, muangtay, taiboxsing dan karate setiap hari.
Sedangkan Kita sebagai Muslimin Ahlussunnah, apa persiapan Kita..??
Apakah masih belum Sadar bahwa Syiah sudah siap menyerang Aqidah dan fisik Kita..??

Minggu, 07 Desember 2014

Menjadi Berbeda

Ya Allah, mungkin saya tidak tahu, apa ini benar adanya. ketika saya mulai memberi pemahaman tetang makna dari ayat-ayat Mu di dalam Al Qur'an kepada mereka yang menyimpang dan mempunyai pemahaman yang sedikit mulai luntur akan hal itu, mereka dengan gampang mengatakan bahwa, ketika Mereka sudah melakukan hal yang baik, mereka tidak bisa di salahkan.

saya bilang pada mereka, Baik belum tentu benar.
iyaa baik hanya sebuah pandangan manusia, baik itu relatif, karena baik menurut kita belum tentu baik menurut Allah.

saya bilang bahwa Kebenaran itu milik Allah.

lalu mereka membalas bahwa kita di dunia ini tidak hanya memikirkan Agama.

Yaa,saya rasa Agama itu di atas urusan dunia, bukannya begitu ?
seolah-olah mereka memandang urusan agama itu sama saja dengan urusan dunia.
Agama Allah, Allah yang utama.

mereka seolah-olah mempeketawakan saya, mereka bilang  " Saya Berbeda, aneh dll "

sedikit geram juga, tapi Ya Sudah, saya rasa perdebatan itu bukanlah jalan terbaik. dan Allah benci perdebatan. karena hasilnya tidak baik.

hmm, Saya sadar ilmu saya masih cetek, tapi jikalau hal yang bisa saya berikan, dan itu dasarnya ada, ya kenapa tidak.

Ya Allah, Mohon Ampun, Naudzubillah untuk hari ini.
saya khilaf, :'(
tidak ada maksud untuk menggurui.

Selasa, 02 Desember 2014

KEUTAMAAN MENGHAFAL AL-QURAN



Apakah anda sudah menghafal alquran ? Sudah hafal dengan sendirinya Yaitu surah Al-fatihah, An-nas, Al-Falalq dan Al-ikhlas lumayan anak kecil juga bisa, mudah bukan? ya sebenarnya memang sangatlah mudah, buktinya anak kecil saja bisa hafal surat Al-fatihah tanpa menghafal, Hal ini karena dia sering mendengar beruang-ulang surat tersebut, sama halnya dengan sebuah syair lagu jika kita mendengar berulang-ulang maka akan hafal dengan sendirinya, jadi marilah kita mulai dari sekarang untuk sering mendengar bunyi lantunan alquran supaya dengan sendirinya kita hafal yang penting adalah niat kita, Menghafal Alquran memiliki beberapa keutamaan, berikut dibawah ini adalah Dalil Keutamaan-keutamaan menghafal alqur-an :

PENGHAFAL AL QURAN BERSAMA PARA MALAIKAT YANG MULIA DAN TAAT.

“Dan perumpamaan orang yang membaca Al Quran sedangkan ia hafal ayat-ayatnya bersama para malaikat yang mulia dan taat.” (Muttafaqun ‘alaih)

HATI TIDAK KOSONG DARI SESUATU BAGIAN DARI KITAB ALLAH ‘AZZA WA JALLA.

Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas secara marfu:

“Orang yang tidak mempunyai hafalan Al Quran sedikitpun adalah seperti rumah kumuh yang mau runtuh”. (Hadits diriwayatkan oleh Tirmizi dari Ibnu Abbas (2914), ia berkata hadits ini hasan sahih).

MEMPEROLEH PENGHORMATAN DARI RASULULLAH saw.

Dari Abi Hurairah Radiyallahu ‘anhu. ia berkata: Rasulullah saw mengutus satu utusan yang terdiri dari beberapa orang. Kemudian Rasulullah saw mengecek kemampuan membaca dan hafalan Al Qur’an mereka: setiap laki-laki dari mereka ditanyakan sejauh mana hafalan Al-Qur’an-nya. Kemudian seseorang yang paling muda ditanya oleh Rasulullah saw :”Berapa banyak Al Quran yang telah engkau hafal, hai Fulan?” ia menjawab: aku telah menghafal surah ini dan surah ini, serta surah Al-Baqarah. Rasulullah saw kembali bertanya: “Apakah engkau hafal surah Al-Baqarah?” Ia menjawab: Betul. Rasulullah saw bersabda:”Pergilah, dan engkau menjadi ketua rombongan itu!”. Salah seorang dari kalangan mereka yang terhormat berkata: Demi Allah, aku tidak mempelajari dan menghafal surah Al-Baqarah semata karena takut aku tidak dapat menjalankan isinya. Mendengar komentar itu, Rasulullah saw bersabda: “Pelajarilah Al Qur’an dan bacalah, karena perumpamaan orang mempelajari Al Quran dan membacanya, adalah seperti tempat bekal perjalanan yang diisi dengan minyak misik, wanginya menyebar ke mana-mana. Sementara orang yang mempelajarinya kemudian dia tidur -dan dalam dirinya terdapat hafalan Al Qur’an- adalah seperti tempat bekal perjalanan yang disambungkan dengan minyak misik” (Hadits diriwayatkan oleh Tirmizi dan ia menilainya hadits hasan (2879), dan lafazh itu darinya. Serta oleh Ibnu Majah secara ringkas (217), Ibnu Khuzaimah (1509), Ibnu Hibban dalam sahihnya (Al Ihsaam 2126), dan dalam sanadnya ada ‘Atha, Maula, Abi Ahmad, yang tidak dinilai terpecaya kecuali Ibnu Hibban).

PENGHAFAL AL QUR’AN AKAN MEMAKAI MAHKOTA KEHORMATAN.

Dari Abi Hurairah Radiyallahu ‘anhu. bahwa Rasulullah saw bersabda: :”Penghafal Al Qur’an akan datang pada hari kiamat, kemudian Al Qur’an akan berkata: Wahai Tuhanku, bebaskanlah dia, kemudian orang itu dipakaikan mahkota karamah (kehormatan), Al Qur’an kembali meminta: Wahai Tuhanku tambahkanlah, maka orang itu diapakaikan jubah karamah. Kemudian Al Qur’an memohon lagi: Wahai Tuhanku ridhailah dia, maka Allah meridhainya. Dan diperintahkan kepada orang itu: bacalah dan teruslah naiki (derajat-derajat surga), dan Allah menambahkan dari setiap ayat yang dibacanya tambahan nikmat dan kebaikan” (Hadits diriwayatkan oleh Tirmizi dan ia menilainya hadits hasan (2916), Ibnu Khuzaimah, al hakim, ia meninalinya hadits sahih, serta disetujui oleh Adz Dzahabi(1/533).)

MEMBAHAGIAKAN KEDUA ORANG TUA, SEBAB ORANG TUA YANG MEMILIKI ANAK PENGHAPAL AL QUR’AN MEMPEROLEH PAHALA KHUSUS.

Sabda Rasulullah saw : “Dari Buraidah Al Aslami Radiyallahu ‘anhu, ia berkata bahawasanya ia mendengar Rasulullah saw bersabda: “Pada hari kiamat nanti, Al Qur’an akan menemui penghafalnya ketika penghafal itu keluar dari kuburnya. Al Qur’an akan berwujud seseorang dan ia bertanya kepada penghafalnya: “Apakah anda mengenalku?”. Penghafal tadi menjawab; “saya tidak mengenal kamu.” Al Qur’an berkata; “saya adalah kawanmu, Al Qur’an yang membuatmu kehausan di tengah hari yang panas dan membuatmu tidak tidur pada malam hari. Sesungguhnya setiap pedagang akan mendapat keuntungan di belakang dagangannya dan kamu pada hari ini di belakang semua dagangan. Maka penghafal Al Qur’an tadi diberi kekuasaan di tangan kanannya dan diberi kekekalan ditangan kirinya, serta di atas kepalanya dipasang mahkota perkasa. Sedang kedua orang tuanya diberi dua pakaian baru lagi bagus yang harganya tidak dapat di bayar oleh penghuni dunia keseluruhannya. Kedua orang tua itu lalu bertanya: “kenapa kami di beri dengan pakaian begini?”. Kemudian di jawab, “kerana anakmu hafal Al Qur’an. “Kemudian kepada penghafal Al Quran tadi di perintahkan, “bacalah dan naiklah ketingkat-tingkat syurga dan kamar-kamarnya.” Maka ia pun terus naik selagi ia tetap membaca, baik bacaan itu cepat atau perlahan (tartil). (diriwayatkan oleh Ahmd dalam Musnadnya (21872) dan Ad Darimi dalam Sunannya (3257).)Rasulullah saw bersabda: “Siapa yang membaca Al Qur’an, mempelajarinya, dan mengamalkannya, maka dipakaikanlah mahkota dari cahaya pada hari kiamat, cahayanya seperti cahaya matahari, kedua orang tuanya dipakaikan dua jubah (kemuliaan), yang tidak pernah didapatkan di dunia, keduanya bertanya: mengapa kami dipakaikan jubah ini: dijawab: “Karena kalian berdua memerintahkan anak kalian untuk mempelajari Al Qur’an” (Hadits diriwayatkan oleh Al Hakim dan ia menilainya sahih berdasarkan syarat Muslim (1/568), dan disetujui oleh Adz Dzahabi)“Siapa yang membaca Al Quran, mempelajarinya, dan mengamalkannya, maka dipakaikan mahkota dari cahaya pada hari kiamat. Cahayanya seperti cahaya matahari dan kedua orang tuanya dipakaikan dua jubah (kemuliaan) yang tidak pernah didapatkan di dunia. Keduanya bertanya, ‘Mengapa kami dipakaikan jubah ini?’ Dijawab, ‘Karena kalian berdua memerintahkan anak kalian untuk mempelajari Al Quran.’”(Riwayat al-Hakim)

AKAN MENEMPATI TINGKATAN YANG TINGGI DI SURGA ALLAH ‘AZZA WA JALLA.

Sabda rasulullah saw : “Dari Sisyah Radhiyallahu ‘anhu ia berkata, bahawasanya Rasulullah saw bersabda; jumlah tingkatan-tingkatan surga sama dengan jumlah ayat-ayat Al Qur’an. Maka tingkatan surga yang di masuki oleh penghafal Al Qur’an adalah tingkatan yang paling atas, dimana tidak ada tingkatan lagi sesudah itu.

PENGHAFAL AL QUR’AN ADALAH KELUARGA ALLAH ‘AZZA WA JALLA.

Sabda Rasulullah saw : “Dari Anas Radhiyallahu ‘anhu Ia berkata bahawa Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya Allah itu mempunyai keluarga yang terdiri dari manusia.” Kemudian Anas berkata lagi, lalu Rasulullah saw bertanya: “Siapakah mereka itu wahai Rasulullah. Baginda menjawab: “Ia itu ahli Qur’an (orang yang membaca atau menghafal Al- Qur’an dan mengamalkan isinya).Mereka adalah keluarga Allah dan orang-orang yang istimewa bagi Allah.

MENJADI ORANG YANG ARIF DI SURGA ALLAH ‘AZZA WA JALLA.

Sabda Rasulullah saw “Dari Anas Radhiyallahu ‘anhu Bahawasanya Rasulullah saw bersabda; “Para pembaca Al Qur’an itu adalah orang-orang yang arif di antara penghuni surga,”

MEMPEROLEH PENGHORMATAN DARI MANUSIA.

Sabda Rasulullah saw “Dari Abu Musa Al Asya’ari Radhiyallahu ‘anhu Ia berkata bahawasanya Rasulullah saw bersabda: “Diantara perbuatan mengagungkan Allah adalah menghormati Orang Islam yang sudah tua, menghormati orang yang menghafal Al-Qur’an yang tidak berlebih-lebihan dalam mengamalkan isinya dan tidak membiarkan Al-Qur’an tidak di amalkan, serta menghormati kepada penguasa yang adil.”

HATINYA TERBEBAS DARI SIKSA ALLAH ‘AZZA WA JALLA.

Sabda Rasulullah saw

” Dari Abdullah Bin Mas’ud Radhiyallahu ‘anhu Dari Nabi saw Baginda bersabda: ” bacalah Al Qur’an kerana Allah tidak akan menyiksa hati orang yang hafal Al Qur’an. Sesungguhanya Al Qur’an ini adalah hidangan Allah, siapa yang memasukkunya ia akan aman. Dan barangsiapa yang mencintai Al Qur’an maka hendaklah ia bergembira.”

MEREKA (BAGI KAUM PRIA) LEBIH BERHAK MENJADI IMAM DALAM SHALAT.

Sabda Rasulullah saw : “Dari Ibnu Mas’ud Radhiyallahu ‘anhu Dari Rasulullah saw beliau bersabda; “yang menjadi imam dalam solat suatu kaum hendaknya yang paling pandai membaca (hafalan) Al Qur’an.”

DISAYANGI OLEH RASULULLAH saw.

Sabda Rasulullah saw : “Dari Jabir Bin Abdullah Radhiyallahu ‘anhu Bahawa Nabi saw menyatukan dua orang dari orang-orang yang gugur dalam perang uhud dalam satu liang lahad. Kemudian nabi saw bertanya, “dari mereka berdua siapakah paling banyak hafal Al Qur’an?” apabila ada orang yang dapat menunjukkan kepada salah satunya, maka Nabi saw memasukkan mayat itu terlebih dahulu ke liang lahad.”

DAPAT MEMBERI SYAFA’AT KEPADA KELUARGA.

Sabda Rasulullah saw : “Dari Ali Bin Abi Thalib Karramallahu Wajhahu: “Barangsiapa membaca Al Qur’an dan menghafalnya, maka Allah akan memasukkannya kedalam surga dan memberikannya hak syafaat untuk sepuluh anggota keluarganya di mana mereka semuanya telah di tetapkan untuk masuk neraka.”

MERUPAKAN BEKAL-BEKAL YANG TERBAIK.

Sabda Rasulullah saw : “Dari Jabir bin Nufair, katanya Rasulullah saw bersabda; “Sesungguhnya kamu tidak akan kembali menghadap Allah dengan membawa sesuatu yang paling baik daripada sesuatu yang berasal dari-Nya yaitu Al Qur’an.

Ikhwan dan Akhwat rahiymakumullahu jamiy’an, semoga setelah menyimak beberapa keutamaan menghafal Al Qur’an tadi antum sekalian sudah memberanikan diri untuk Bersumpah bagi diri kita masing-masing bahwa DEMI ALLAH selama kita masih diberi kesempatan dan kesehatan oleh Allah ‘Azza wa Jalla, maka selama itu pula kita akan terus berupaya untuk menghafalkan kitab termulia tersebut yakni Al Qur’an meski sedikit demi sedikit.

MENDAPATKAN TASYRIF NABAWI (PENGHARGAAN KHUSUS DARI NABI SAW)

Di antara penghargaan yang pernah diberikan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam kepada para sahabat penghafal Al Quran adalah perhatian yang khusus kepada para syuhada Uhud yang hafizh Al Quran. Rasul mendahulukan pemakamannya. “Nabi mengumpulkan di antara dua orang syuhada Uhud kemudian beliau bersabda, ‘Manakah di antara keduanya yang lebih banyak hafal Al Quran, ketika ditunjuk kepada salah satunya maka beliau mendahulukan pemakamannya di liang lahat.’” (Riwayat Bukhari)

HAFIZH QUR’AN ADALAH KELUARGA ALLAH YANG BERADA DI ATAS BUMI

“Sesungguhnya Allah mempunyai keluarga di antara manusia.” para sahabat bertanya, ‘Siapakah mereka ya Rasulullah?’ Rasul menjawab, ‘Para ahli Al Quran. Mereka lah keluarga Allah dan pilihan-pilihan-Nya.”‘ (Riwayat Ahmad)

MENGHORMATI SEORANG HAFIZH AL QURAN BERARTI MENGAGUNGKAN ALLAH

“Sesungguhnya termasuk mengagungkan Allah menghormati orang tua yang muslim, penghafal Al Quran yang tidak melampaui batas (di dalam mengamalkan dan memahaminya) dan tidak menjauhinya (enggan membaca dan mengamalkannya) dan penguasa yang adil.”(Riwayat Abu Daud)

AL QURAN AKAN MENJADI PENOLONG (SYAFA’AT) BAGI PENGHAFALNYA.

Dari Abi Umamah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, ‘Bacalah olehmu Al Quran, sesungguhnya ia akan menjadi pemberi syafa’at pada hari kiamat bagi para pembacanya (penghafalnya).” (Riwayat Muslim)

Belajar dengan mudah yuk , hafal Quran

Menghafal nama-nama surat dalam Al-Quran

Cobalah baca Cerita-cerita di bawah ini, dan perhatikan kata-kata yang berhuruf besar. Kata- kata tersebut adalah nama-nama surat dalam Al Qur’an. Hafalkan ceritanya, dan kemudian tuliskan kata-kata tersebut secara berurut.Maka akan kita dapatkan nama surat
dan nomor urutnya. Silahkan mencoba :

Cerita I ; (Surah 1 – 10)

Paman membaca AL FATIHAH sebelum memasak SAPI BETINA milik KELUARGA IMRAN yang punya anak wanita bernama AN NISA. Sebagian HIDANGAN itu diberikan untuk BINATANG TERNAK. Kemudian paman menuju TEMPAT-TEMPAT YANG TINGGI, untuk mencuri HARTA RAMPASAN PERANG. Namun akhirnya paman ber-TAUBAT seperti taubatnya Nabi YUNUS.

NO.KRONOLOGI CERITA

1.AL-FATIHAH
2.SAPI BETINA – AL-BAQOROH
3.KELUARGA IMRAN – ALI IMRON
4.AN NISA
5.HIDANGAN – AL MAIDAH
6.BINATANG TERNAK – AL AN ‘AM
7.TEMPAT-TEMPAT YANG TINGGI – AL A’ ROF
8.HARTA RAMPASAN PERANG – AL ANFAL
9.TAUBAT – AT TAUBAH
10.YUNUS

Cerita II; (Surah 11 – 20)

HUD dan YUSUF melihat PETIR.Sementara itu IBRAHIM sedang berada di PEGUNUNGAN HIJR. Ia mencari LEBAH, untuk kemudian memulai PERJALANAN MALAM menuju ke GUA untuk menemui MARYAM dan TOHA.

NO.KRONOLOGI CERITA

11.HUD
12.YUSUF
13.PETIR – AR RA’D
14.IBRAHIM
15.PEGUNUNGAN HIJR – AL HIJR
16.LEBAH – AN NAHL
17.PERJALANAN MALAM – AL ISRO
18.GUA – AL KAHFI
19.MARYAM
20.TOHA

Cerita III ; (Surah 21 – 30)

PARA NABI pergi HAJI diikuti oleh ORANG-ORANG BERIMAN. Mereka seperti CAHAYA. Inilah yang menjadi PEMBEDA ANTARA YANG BENAR DAN BATHIL. Sementara itu, PARA PENYAIR bercerita tentang SEMUT.
Cerita itu terangkum dalam buku KISAH –KISAH. Dalam buku itu juga diceritakan tentang LABA-LABA yang menyerang BANGSA ROMAWI.

NO.KRONOLOGI CERITA

21.PARA NABI – AL ANBIYA
22.HAJI – AL HAJJ
23.ORANG – ORANG BERIMAN-AL
MU’MINUN
24.CAHAYA – AN NUR
25.PEMBEDA ANTARA YANG BENAR
DAN BATHIL – AL FURQON
26.PARA PENYAIR – ASY SYU ‘ARO
27.SEMUT-AN NAML
28.KISAH2 – AL QOSHOSH
29.LABA-LABA – AL ‘ANKABUT
30.BANGSA ROMAWI – AR RUM

Cerita IV ; (Surah 31 – 40)

LUKMAN tidak berSUJUD di kaum yang terkena AHZAB dan tidak juga kepada kaum SABA’. Sementara itu FATHIR dan YASIN berdiri bersama orang YANG BERSHAF-SHAF dan membentuk huruf SHOD. Mereka teramasuk ROMBONGAN – ROMBONGAN yang memohon ampunan kepada YANG MAHA PENGAMPUN.

NO.KRONOLOGI CERITA

31.LUKMAN – LUQMAN
32.SUJUD – AS SAJDAH
33.AL AHZAB
34.SABA’
35.FATHIR
36.YASIN
37.YANG BERSHAF2– ASH
SHOOFFAT
38 SHOD
39.ROMBONGAN-ROMBONGAN – AZ
ZUMAR
40.YANG MAHA PENGAMPUN –
GHOFIR

Cerita V; (Surah 41 – 50)

YANG DIJELASKAN dalam MUSYAWARAH itu adalah tentang
PERHIASAN. Bukan tentang KABUT. Sementara itu banyak orang YANG BERLUTUT di BUKIT-BUKIT PASIR. Saat itulah MUHAMMAD mendapat KEMENANGAN. Hal ini ditandai dengan KAMAR-KAMAR bertuliskan huruf QOF.

NO.KRONOLOGI CERITA

41.YANG DIJELASKAN – FUSHSHILAT
42.MUSYAWARAH – ASY SYURA
43.PERHIASAN – AZ ZUKHRUF
44.KABUT – AD DUKHAN
45.YANG BERLUTUT – AL JATSIYAH
46.BUKIT2 PASIR – AL AHQOF
47.MUHAMMAD – MUHAMMAD
48.KEMENANGAN – AL FATH
49.KAMAR2– AL HUJURAT
50.QOF

Cerita VI ; (Surah 51 – 60)

ANGIN YANG MENERBANGKAN
membawa awan ke bukit THURSINA.Ini terjadi saat BINTANG dan BULAN bersinar. Sementara itu pak RAHMAN sedang berceramah tentang HARI KIAMAT. Dimana BESI hancur, WANITA YANG MENGAJUKAN GUGATAN mengalami PENGUSIRAN, dan banyak PEREMPUAN YANG DIUJI.

NO.KRONOLOGI CERITA

51.ANGIN YANG MENERBANGKAN –
ADZ DZARIYAT
52.THURSINA – ATH THUR
53.BINTANG – AN NAJM
54.BULAN – AL QOMAR
55.AR RAHMAN
56.HARI KIAMAT – AL WAQI ‘AH
57.BESI – AL HADID
58.WANITA YANG MENGAJUKAN
GUGATAN – AL MUJADILAH
59 PENGUSIRAN – AL HASYR
60.PEREMPUAN YANG DIUJI – AL
MUMTAHANAH

Cerita VII ; (Surah 61 – 70)

BARISAN orang beriman pada HARI JUM’AT berbeda dengan ORANG – ORANG MUNAFIK. Demikian juga pada HARI DITAMPAKAN KESALAHAN -KESALAHAN. Ketika aku di-TALAK, aku MENGHARAMKAN dia untuk masuk rumah ini. KERAJAAN yang indah, PENA yang mahal, pada HARI KIAMAT tidak lagi berharga. Disinilah
TEMPAT-TEMPAT NAIK bagi amal sholih.

NO.KRONOLOGI CERITA

61.BARISAN – ASH SHOF
62.HARI JUM’AT – AL JUMU’AH
63.ORANG-ORANG MUNAFIK – AL
MUNAFIQUN
64.HARI DITAMPAKAN KESALAHAN-
KESALAHAN – AL TAGHOBUN
65.TALAK – ATH THOLAQ
66.MENGHARAMKAN – AT TAHRIM
67.KERAJAAN – AL MULK
68.PENA – AL QOLAM
69.HARI KIAMAT – AL HAAQQAH
70.TEMPAT2 NAIK – AL MA
‘ARIJ

Cerita VIII ; (Surah 71 – 80)

NUH diganggu JIN disaat ORANG YANG BERSELIMUT dan ORANG YANG BERKEMUL tertidur pulas. Ia tidak menyadari datangnya KIAMAT. Sementara itu, ketika MANUSIA bertemu dengan MALAIKAT YANG
DIUTUS untuk menyampaikan BERITA
BESAR tentang kematian, MALAIKAT-
MALAIKAT YANG MENCABUT nyawa
sedang melihat IA BERMUKA MASAM.

NO.KRONOLOGI CERITA

71.NUH – NUH
72.JIN – AL JINN
73.ORANG YANG BERSELIMUT – AL
MUZAMMIL
74.ORANG YANG BERKEMUL – AL
MUDATSTSIR
75.KIAMAT – AL QIYAMAH
76.MANUSIA – AL INSAN
77.MALAIKAT YANG DIUTUS – AL
MURSALAT
78.BERITA BESAR – AN NABA’
79.MALAIKAT2 YANG
MENCABUT – AN NAZI ‘AT
80.IA BERMUKA MASAM – ‘ABASA

Cerita IX ; (Surah 81 – 90)

Ombak MENGGULUNG, bumi TERBELAH, ORANG-ORANG YANG
CURANG pun ikut TERBELAH. Mereka
seperti GUGUSAN BINTANG YANG DATANG DI MALAM HARI. Mereka berada di tempat YANG PALING TINGGI. Pada HARI PEMBALASAN tidak akan muncul FAJAR di NEGERI manapun.

NO.KRONOLOGI CERITA

81.MENGGULUNG – AT TAKWIR
82.TERBELAH – AL INFITHOR
83.ORANG-ORANG YANG CURANG –
AL MUTHOFFIFIN
84.TERBELAH – AL INSYIQOQ
85.GUGUSAN BINTANG – AL BURUJ
86.YANG DATANG DI MALAM HARI – ATH THORIQ
87.YANG PALING TINGGI – AL A ‘LA
88.HARI PEMBALASAN – AL GHOSYIYAH
89.FAJAR – AL FAJR
90.NEGERI – AL BALAD

Cerita X; (Surah 91 – 100)

MATAHARI tenggelam saat MALAM tiba. Dan ketika WAKTU DHUHA, Allah MELAPANGKAN rizki dan menumbuhkan BUAH TIN. Sementara itu manusia yang berasal dari SEGUMPAL DARAH tidak mempunyai KEMULIAAN sedikit pun. Ini adalah BUKTI akan terjadi KEGONCANGAN di dunia. Hingga KUDA PERANG YANG BERLARI KENCANG pun mati.

NO.KRONOLOGI CERITA

91.MATAHARI – ASY SYAMS
92.MALAM – AL LAIL
93.WAKTU DHUHA – ADH DHUHA
94.MELAPANGKAN – AL INSYIROH
95.BUAH TIN – AT TIN
96.SEGUMPAL DARAH – AL ‘ALAQ
97.KEMULIAAN – AL QODR
98.BUKTI – AL BAYYINAH
99.KEGONCANGAN – AZ ZALZALAH
100.KUDA PERANG YANG BERLARI
KENCANG – AL`ADIYAT

Cerita XI ; (Surah 101 – 110)

HARI KIAMAT, hari dimana manusia
tidak bisa lagi BERMEGAH-MEGAHAN.
Pada MASA itulah si PENGUMPAT mati diinjak-injak GAJAH. Sementara itu SUKU QURAISY bertengkar dengan
pak MA’UN di tepi telaga KAUTSAR. Saat itu ORANG-ORANG KAFIR tidak mendapatkan PERTOLONGAN.

NO.KRONOLOGI CERITA

101.HARI KIAMAT– AL QORI ‘AH
102.BERMEGAH-MEGAHAN – AT
TAKATSUR
103.MASA – AL ‘ASHR
104.PENGUMPAT – AL HUMAZAH
105.GAJAH – AL FI-L
106.SUKU QURAISY – QURAISY
107.MA’UN – AL MA ‘UN
108.KAUTSAR – AL KAUTSAR
109.ORANG-ORANG KAFIR – AL KAFIRUN
110.PERTOLONGAN – AN NASHR

Cerita XII (Surah 111-114)

Insya Allah 4 surat terakhir ini semua
dari kita sudah menghafalnya.

NO.SURAT

111.AL LAHAB
112.AL IKHLASH
113.AL FALAQ
114.AN NAAS

Aku ingin menjadi seorang istri dan ibu hafal Al Quran. Amin

Dahsyatnya peran ibu bagi para penghafal Al-Quran Cilik
seorang pengajar al-Quran di sebuah masjid mengisahkan:

seorang anak kecil mendatangiku. Dia ingin mendaftar di halaqah Alquran yang aku bina. Aku menanyainya

"apa kamu hafal beberapa ayat alquran?"

"iya"

"coba sekarang bacakan aku beberapa surat di juz amma ya."

dia pun membacanya.

"apa kamu hafal surat tabarak (almulk -ed)?"

"iya."

Aku pun kagum dgn hafalannya pada usia yang masih belia ini.

"apa kamu hafal an-nahl?"

"iya"

bertambah kekagumanku padanya. kemudian aku tanyakan tentang surat-surat panjang.

"apa kamu hafal albaqarah?"

"iya"

dia membacanya dan tak salah sedikitpun. meleleh hatiku semakin kagum.

"ananda, apa engkau hafal alquran seluruhnya?"

"iya."

subhanallah, masya Allah, . .

Aku memintanya untuk datang besok bersama ayah sbg walinya. aku berpikir bagaimana mungkin seorang ayah mampu menjadikan anaknya seperti ini?

esoknya, ia datang bersama ayahnya. Kulihat penampilan sang ayah sepertinya tidak melazimi sunnah dan bukan penghafal.

ayahnya menuturkan kepadaku:

"apakah anda kagum? Aku akan menghentikan kekagumanmu dan kuceritakan bhw dibalik layar kesuksesan anak ini ada seorang wanita dgn kekuatan seribu lelaki. Dialah ibunya.

Aku ceritakan kabar gembira bhw aku punya 3 anak dan semuanya adalah penghafal alquran. anakku yang terakhir berumur 4 thn namun udah menghafal juz amma.

dulu ibunya, ketika mendidik mereka berbicara, dia memulainya dgn mengajarkan alquran kepada mereka. mengajarkan mereka berbicara yaitu dgn alquran.

Ibunya juga menumbuhkan kompetisi sehat. siapa yang menghafal duluan, dia akan bebas memilih makan malam di malam itu. siapa yang duluan muraja'ah dialah yang akan memilih kemana kita akan rihlah saat libur mingguan. siapa yang mengkhatam duluan, dialah yang akan memilih kemana kita berpergian saat libur panjang.

inilah metode ibunya."

ternyata beginilah wanita mulia, ketika ia sholehah maka sholeh lah pula sebuah rumah tangga.

Cara Mengajarkan Anak Menghafal Al Qur'an Sejak Dini

1. Bayi (0-2 tahun)
-Bacakan Al Qur'an dari surat Al fatihah
-Tiap hari 4 kali waktu (pagi, siang, sore, malam)
-Tiap 1 waktu satu surat diulang 3x
-Setelah hari ke-5 ganti surat An Naas dengan metode yang sama
-Tiap 1 waktu surat yg lain-lain diulang 1x2

2. Diatas 2 tahun
-Metode sama denga teknik pengajaran bayi. Jika kemampuan mengucapkan kurang, maka tambah waktu menghafalnya, mis dari 5 hari menjadi 7 hari
-Sering dengarkan murattal

3. Diatas 4 tahun
-Mulai atur konsentrasi dan waktu untuk menghafal serius
-Ajari muraja'ah sendiri
-Ajari menghafal sendiri
-Selalu dimotivasi supaya semagat selalu terjaga
-Waktumenghafal 3-4x perhari

BC dari Ustdz Ahmad Al Hafidz

Allaahummaj'alna fii ahli Qur'an , Allaahumma baarik fi auladina wa dzurriiyatina bil Qur'an, Allaahummarzuqna istiqomah fi tilawatil wa hifzil Qur'an...wa adhilna fi jannati fi Qur'an...Aamiin Allaahumma Aamiin